Showing posts with label Hadis Hari Ini. Show all posts
Showing posts with label Hadis Hari Ini. Show all posts

Thursday, January 19, 2017

Bahaya Berhutang & Doa Mengelak Hutang

Sahih al-Bukhori:2222

عَنْ عَائِشَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو فِي الصَّلاَةِ وَيَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ.

فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ: مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ الْمَغْرَمِ؟ قَالَ: إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ.

Dari Aisyah ra: Bahwa Rasulullah saw berdoa dalam shalat, beliau membaca:

Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari berbuat dosa dan terlilit hutang.

Lalu ada seseorang yang bertanya: Mengapa engkau banyak meminta perlindungan dari hutang, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, jika berbicara dia berdusta dan jika berjanji dia tidak menepatinya.

Pesan :

Rasulullah berdoa memohon perlindungan kepada Allah dari terlilit hutang. Beliau menjelaskan bahwa seseorang yang berhutang akan berdusta dan tidak menepati janjinya. Dapat kita lihat contohnya di zaman ini, saat seseorang yang berhutang ditagih, ia akan mencari-cari alasan agar tidak membayar hutangnya di saat itu, atau dia berjanji dengan mengatakan: Minggu depan saya bayar. Setelah satu minggu berlalu, ketika ditagih orang itu tidak menepati janjinya lagi dan memilih untuk berdusta dan mengarang alasan. Nauzubillah. Karena bahaya dosa yang bisa disebabkan karena hutang, kita dianjurkan untuk meminta perlindungan pada Allah dari terlilit hutang.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Wednesday, November 30, 2016

Tidak Boleh Menoleh Dalam Solat

Sahih al-Bukhori:3048

 عَنْ عَائِشَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْتِفَاتِ الرَّجُلِ فِي الصَّلاَةِ، فَقَالَ: هُوَ اخْتلاِسٌ يَخْتَلِسُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلاَةِ أَحَدِكُمْ. 
Dari Aisyah ra: Aku bertanya kepada Nabi saw tentang seseorang yang menoleh ketika sedang solat, maka beliau bersabda: Itu adalah sambaran yang sangat cepat yang dilakukan oleh setan terhadap solat seseorang dari kalian.
Pesan :

  1. Setan senantiasa mencari kesempatan untuk menghasut manusia kepada keburukan, bahkan ia juga berusaha agar mengganggu manusia ketika sedang beribadah kepada Allah, seperti saat manusia sedang solat.
  2. Tidak diperbolehkan menoleh ke kiri atau kanan saat sedang solat, kecuali jika ada keterpaksaan.
  3. Mintalah perlindungan kepada Allah dari godaan setan di setiap waktu anda.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Tuesday, November 22, 2016

Solat Sunat 2 rakaat Subuh

Sahih al-Bukhori:1093

 عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ. 

Dari Aisyah ra, dia berkata: Tidak ada solat sunah yang lebih Nabi saw tekuni daripada dua raka'at Fajar.

Pesan :

  1. Shalat sunnah dua raka'at sebelum subuh termasuk shalat sunnah yang muakkadah, yaitu yang sangat dianjurkan 
  2. Keutamaan shalat dua raka'at sebelum subuh diantara shalat-shalat sunnah yang lain, Rasulullah saw paling menekuni shalat sunnah ini.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Thursday, November 17, 2016

Solat Sunat Rawatib

Sahih al-Bukhori:1099
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْجُمُعَةِ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ. 

Dari Abdullah ibn Umar ra, dia berkata: Aku pernah solat bersama Rasulullah saw dua rakaat sebelum solat zuhur, dua rakaat sesudah solat zuhur, dua rakaat sesudah solat Jumat, dua rakaat sesudah solat maghrib dan dua rakaat sesudah solat isya.

Pesan :
Disunnahkan untuk solat dua rakaat sebelum zuhur, sesudah zuhur, sesudah solat jumat, sesudah maghrib dan sesudah isya. Solat-solat ini merupakan solat sunnah muakkadah.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Tuesday, November 15, 2016

Wanita Pulanglah Segera setelah Solat di Masjid

Sahih al-Bukhori:819

عَنْ أُمّ سَلَمَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَّ النِّسَاءَ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُنَّ إِذَا سَلَّمْنَ مِنْ الْمَكْتُوبَةِ قُمْنَ، وَثَبَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ صَلَّى مِنْ الرِّجَالِ مَا شَاءَ اللَّهُ. فَإِذَا قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ الرِّجَالُ. 

Dari Ummu Salamah isteri Nabi saw: Bahwa para wanita di zaman Rasulullah saw jika mereka telah selesai dari solat fardhu, maka mereka segera beranjak pergi sementara Rasulullah saw dan kaum laki-laki yang solat bersama beliau tetap diam di tempat sampai waktu yang Allah kehendaki. Kemudian jika Rasulullah saw bangkit untuk pergi maka para laki-laki pun ikut bangkit.

Pesan :

  1. Kelembutan hati Rasulullah, beliau membiarkan para wanita pulang terlebih dahulu sebelum beliau dan para laki-laki pulang, menghindari adanya masalah jika para laki-laki dan wanita keluar bersamaan.
  2. Anjuran bagi para wanita untuk segera pulang jika selesai solat fardhu di masjid.
  3. Hal ini bisa juga diterapkan dalam hal lain selain solat berjamaah, misalnya jika ada suatu acara dimana kaum wanita dan kaum lelaki berkumpul di satu gedung - meski terpisah antara lelaki dan wanita, bolehlah jika para wanita didahulukan, sementara para laki-laki menunggu beberapa saat sebelum keluar. Hal itu demi menjaga agar tidak terjadi desak-desakan antara kaum wanita dan kaum laki-laki, dan agar melindungi kaum wanita dari fitnah yang bisa saja terjadi.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Tuesday, November 8, 2016

3 Ikatan Syaitan diatas Tengkuk Kepala Manusia

Sahih al-Bukhori:1074

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّه صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ. فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ، فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ 

Dari Abu Hurairah ra: Bahwa Rasulullah saw bersabda:
Syaitan mengikat tiga tali ikatan di atas tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur, syaitan mengencangkan ikatan tersebut (sambil berkata): Malam masih panjang maka tidurlah. Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan. Jika kemudian dia berwudhu maka lepaslah tali yang kedua, dan jika ia mendirikan solat lepaslah satu tali ikatan, dan pada pagi harinya ia akan merasakan semangat dan jiwa yang tentram. Namun bila dia tidak melakukan itu, maka pagi itu jiwanya tidak tenteram dan ia merasa malas.

Pesan :
Syaitan selalu mencuba menghasut manusia bahkan ketika manusia itu sedang tertidur. Syaitan mengikatkan tiga tali ikatan di atas tengkuk masing-masing dari kita dan mengatakan: Malam masih panjang, agar kita semakin terlelap dalam tidur. Jika anda ingin melepaskan tiga ikatan ini, maka yang harus anda lakukan adalah:

  1. Mengingat Allah ketika terbangun.
  2. Berwudhu.
  3. Menunaikan solat. Jika anda melakukan ketiganya maka anda akan memulai pagi anda dengan semangat dan jiwa yang tentram. Sebaliknya, jika anda merasa malas di pagi hari, mungkin anda lupa melepas salah satu ikatan yang setan ikatkan pada tengkuk anda?

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Friday, October 28, 2016

Larangan Berlebihan Ketika Bertanya

Sahih al-Bukhori:6749

 عَنْ أَنَسٍ قَالَ: كُنَّا عِنْدَ عُمَرَ فَقَالَ: نُهِينَا عَنْ التَّكَلُّفِ. 

Dari Anas, dia berkata: Pernah kami di sisi Umar lalu ia berkata: Kami dilarang berlebihan dalam bertanya.

Pesan :
Janganlah berlebihan dalam bertanya, karena kadang berlebihan dalam bertanya justru membuat kita bingung dan ragu akan keimanan kita. Terimalah agama sebagaimana adanya dan jangan berlebihan dalam bertanya, terutama ketika berkaitan dengan hal ghaib, yang tidak dapat dicerna oleh otak manusia yang terbatas.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Monday, October 24, 2016

Berwudhu setiap kali Bersolat

Sahih al-Bukhori:207

 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ. 

Dari Anas ibn Malik, dia berkata: Nabi saw berwudhu setiap kali akan solat.

Pesan :

Rasulullah saw gemar berwudhu setiap sebelum solat. Sebuah riwayat lain dalam kitab Bukhari menjelaskan bahwa para sahabat tidak selalu berwudhu sebelum setiap solat, mereka memperbaharui wudhunya jika mereka berhadas dan hendak solat saja. Karena itu anda tidak diwajibkan untuk bewudhu setiap sebelum solat fardu, namun jika anda ingin memperbaharui wudhu walau belum batal maka hal itu diperbolehkan.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Wednesday, October 19, 2016

Solat Setelah Makan

Sahih al-Bukhori:200

 عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ كَتِفَ شَاةٍ ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ. 

Dari Abdullah ibn Abbas: Bahwa Rasulullah saw memakan paha kambing kemudian beliau shalat tanpa berwudhu lagi.

Pesan : Makan tidak membatalkan wudhu, karena itu jika berwudhu lalu makan, tidak perlu berwudhu lagi untuk menunaikan shalat. Kecuali jika memakan daging unta, maka seorang muslim dianjurkan untuk berwudhu.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Tuesday, October 18, 2016

Tumit yang Tidak Terkena Air Wudhu

Sahih al-Bukhori:160

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ، فَإِنَّ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: وَيْلٌ للاعْقَابِ مِنْ النَّارِ. 

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Sempurnakanlah wudhu kalian! Sesungguhnya Abu al-Qasim saw bersabda: Celakalah tumit-tumit yang tidak terkena air wudhu dari api neraka.

Pesan :

  1. Penekanan akan pentingnya setiap anggota wudhu untuk terkena air.
  2. Berhati-hatilah saat berwudhu dan pastikan tumit anda terbasuh air. Kerana kaki dan secara khusus tumit jauh dari jangkauan tangan dan kadang luput dari penglihatan, ingatlah hadis ini saat berwudhu dan pastikan air telah membasahi tumit anda.


via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Thursday, October 13, 2016

Berhati-hati Saat Buang Air Kecil

Sahih al-Bukhori:211

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَبْرَيْنِ فَقَالَ: إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ، أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ الْبَوْلِ، وَأَمَّا الآخَرُ فَكَانَ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ. ثُمَّ أَخَذَ جَرِيدَةً رَطْبَةً فَشَقَّهَا نِصْفَيْنِ فَغَرَزَ فِي كُلِّ قَبْرٍ وَاحِدَةً. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لِمَ فَعَلْتَ هَذَا؟ قَالَ: لَعَلَّهُ يُخَفِّفُ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا. 

Dari Ibn Abbas, dia berkata: Nabi saw melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda: Sesungguhnya keduanya sedang disiksa, dan keduanya disiksa bukan kerana hal yang besar. Yang satu disiksa kerana tidak berhati-hati saat buang air kecil, sementara yang satunya suka mengadu domba. Kemudian beliau mengambil sebatang dahan kurma yang masih basah, beliau lalu membelahnya menjadi dua bagian kemudian menancapkan pada masing-masing kuburan satu bagian. Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan ini? Beliau menjawab: Semoga siksa keduanya diringankan selama dahan ini belum kering.

Pesan :

  1. Seorang muslim wajib berhati-hati dari air seninya dan memastikan bahwa ia bersuci dengan baik dan benar. Kerana kesucian dari najis merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi demi diterimanya ibadah solat kita.
  2. Lindungilah diri anda dari siksa kubur dengan menjauhi penyebab-penyebabnya, seperti ketidak hati-hatian dalam bersuci dari air seni, serta mengadu domba orang lain.
  3. Dosa yang kadang dianggap remeh dimata manusia boleh menjadi besar kerana terus dilakukan.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Wednesday, October 12, 2016

Anjuran Mencuci Tangan Saat Bangun Tidur

Sahih al-Bukhori:157

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِي أَنْفِهِ ثُمَّ لِيَنْثُرْ، وَمَنْ اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ، وَإِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلْيَغْسِلْ يَدَهُ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهَا فِي وَضُوئِهِ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لاَ يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ. 

Dari Abu Hurairah: Bahwa Rasulullah saw bersabda: Jika salah seorang dari kalian berwudhu, hendaklah ia memasukkan air ke dalam hidung lalu mengeluarkannya, barangsiapa yang beristinja' dengan batu hendaklah dengan bilangan ganjil, dan jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, hendaklah ia membasuh kedua telapak tangannya sebelum memasukkannya dalam bejana air wudhunya, sebab salah seorang dari kalian tidak mengetahui dimana tangannya bermalam.

Pesan :

  1. Istinsyaq dan Istintsar adalah bagian dari rangkaian kegiatan wudhu, yaitu memasukkan air ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya kembali.
  2. Cucilah tangan anda setelah bangun dari tidur dan jangan langsung memasukkannya ke dalam ember air wudhu, khawatir selama tidur tangan anda menyentuh sesuatu yang kotor atau bisa jadi najis.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Monday, October 10, 2016

Puasa Asyura 9 & 10 Muharram

Sahih al-Bukhori:1866

 عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَعُدُّهُ الْيَهُودُ عِيدًا. قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: فَصُومُوهُ أَنْتُمْ.

Dari Abu Musa ra., dia berkata: Hari Asyura' telah dijadikan oleh orang-orang Yahudi sebagai hari raya mereka, maka Nabi saw. bersabda: Berpuasalah kalian pada hari itu.

Sahih al-Bukhori:1865

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَرَأَى الْيَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ, فَقَالَ: مَا هَذَا؟ قَالُوا:

هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ. هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوسَى. قَالَ: فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ. فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ. 

Dari Ibn Abbas ra., dia berkata: Ketika Nabi saw. telah sampai di Madinah, Beliau melihat orang-orang Yahudi melaksanakan puasa hari Asyura, lalu Beliau bertanya:

Kenapa kalian mengerjakan ini? Mereka menjawab: Ini adalah hari baik, hari ketika Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka lalu Nabi Musa as. menjadikannya sebagai hari berpuasa. Maka Beliau bersabda: Aku lebih berhak dari kalian terhadap Musa. Lalu Beliau memerintahkan untuk berpuasa.

Pesan : Anjuran berpuasa tanggal 10 Muharram, dan sehari sebelumnya, 9 Muharram.

Thursday, October 6, 2016

Larangan Menghadap Kiblat Saat Buang Hajat

Sahih al-Bukhori:141

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ الْغَائِطَ فَلاَ يَسْتَقْبِل الْقِبْلَةَ وَلاَ يُوَلِّهَا ظَهْرَهُ، شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا. 

Dari Abu Ayyub al-Anshari, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam WC untuk buang hajat, maka janganlah menghadap ke arah kiblat dan janganlah membelakanginya. Hendaklah ia menghadap ke arah timurnya atau baratnya.

Pesan :
  1. Larangan menghadap kiblat saat buang hajat.
  2. Larangan ini hanyalah berlaku saat buang hajat di luar bangunan. Namun tidak ada masalah jika di dalam ruangan yang dikhususkan.
via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Saturday, October 1, 2016

Salam Tahun Baru Hijrah, 1438

Taubat

Sahih al-Bukhori:5834

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اللَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ وَقَدْ أَضَلَّهُ فِي أَرْضِ فَلاَةٍ.

Dari Anas ra., dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya melebihi salah seorang dari kalian yang mendapatkan haiwan tunggangannya yang telah hilang di padang yang luas.

Pesan :

  1. Segeralah bertaubat, karena Allah Maha pengampun dan mencintai hamba-Nya yang suka bertaubat.
  2. Pintu taubat akan senantiasa terbuka sampai matahari terbit dari barat. (sampai kiamat) 

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Thursday, September 29, 2016

Hisab di Akhirat

Sahih al-Bukhori:2261

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:
إِنَّ اللَّهَ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ فَيَقُولُ: أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا؟ فَيَقُولُ: نَعَمْ أَيْ رَبِّ. حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ, قَالَ: سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ. فَيُعْطَى كِتَابَ حَسَنَاتِهِ. وَأَمَّا الْكَافِرُ وَالْمُنَافِقُونَ فَيَقُولُ الأَشْهَادُ: هَؤُلاَءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى رَبِّهِمْ أَلاَ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ . 

Dari Ibnu Umar ra., dia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:
Sesunggunnya Allah mendekatkan orang beriman lalu melindunginya dari rasa malu dan menutupinya, Allah berfirman: Apakah kamu mengenal dosamu yang ini? Apakah kamu mengenal dosamu yang ini? Orang beriman itu berkata: Ya, Tuhanku. Hingga ketika sudah diakui dosa-dosanya dan dia melihat bahwa dirinya akan celaka, Allah berfirman: Aku telah menutupnya untukmu di dunia dan Aku mengampuninya buatmu hari ini. Maka orang beriman itu diberikan kitab catatan kebaikannya. Adapun orang kafir dan munafiqin, Allah berfirman: Dan para saksi akan berkata: Itulah orang-orang yang mendustakan Tuhan mereka. Maka laknat Allah untuk orang-orang yang zalim.

Pesan :

  1. Maha baik Allah, Allah menutupi aib orang beriman di dunia dan mengampuninya di akhirat.
  2. Orang beriman akan mengakui dosa-dosanya saat hisab, berbeda dengan orang kafir yang akan mengingkarinya. Semoga kita termasuk orang yang beriman.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Monday, September 26, 2016

Tanda Kiamat

Sahih al-Bukhori:4830

 عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَكْثُرَ الْجَهْلُ, وَيَكْثُرَ الزِّنَا, وَيَكْثُرَ شُرْبُ الْخَمْرِ, وَيَقِلَّ الرِّجَالُ وَيَكْثُرَ النِّسَاءُ حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً الْقَيِّمُ الْوَاحِدُ.

Dari Anas ra., ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:

Diantara tanda-tanda hari kiamat adalah diangkatnya ilmu, banyaknya kebodohan, maharajalelanya perzinaan, banyaknya orang yang meminum khamr(arak) dan sedikitnya kaum laki-laki serta banyaknya kaum wanita hingga jika ada lima puluh orang wanita namun hanya ada satu orang laki-laki yang menanggung mereka.

Pesan :
Rasulullah menjelaskan tanda-tanda kiamat kepada kita, sebagai motivasi agar terus beramal soleh dan memperbanyak ibadah. Sebagaimana kita tahu banyak tanda kiamat kecil yang sudah terjadi di zaman ini. Perbanyaklah berbuat kebaikan dan ajaklah orang lain untuk berbuat kebaikan.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Wednesday, September 21, 2016

Doa Ketika Dilanda Masalah (Janganlah Mengharapkan Kematian)

Sahih al-Bukhori:5874

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لاَ يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ, فَإِنْ كَانَ لاَ بُدَّ مُتَمَنِّيًا لِلْمَوْتِ فَلْيَقُلْ:

اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتْ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي, وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتْ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي. 

Dari Anas ra., dia berkata: Rasulullah saw. bersabda:

Janganlah salah seorang dari kalian berharap untuk mati karena musibah yang menimpanya, kalau dia memang menginginkan kematian, hendaknya ia mengatakan:

Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu lebih baik untukku, dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku.

Pesan :

  1. Anjuran untuk bersabar ketika menghadapi musibah, dan tidak berputus asa dari rahmat Allah. 
  2. Doa yang diajarkan Rasulullah untuk meminta yang terbaik
via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Lima Kunci Ghaib

Sahih al-Bukhori:981

عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مِفْتَاحُ الْغَيْبِ خَمْسٌ لاَ يَعْلَمُهَا إِلاَّ اللَّهُ:

لاَ يَعْلَمُ أَحَدٌ مَا يَكُونُ فِي غَدٍ, وَلاَ يَعْلَمُ أَحَدٌ مَا يَكُونُ فِي الأَرْحَامِ, وَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا, وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ, وَمَا يَدْرِي أَحَدٌ مَتَى يَجِيءُ الْمَطَرُ.

Dari Ibn Umar, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda:

Ada lima kunci ghaib yang tidak diketahui seorangpun kecuali oleh Allah: tidak seorangpun yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, dan tidak seorangpun yang mengetahui apa yang tersembunyi dalam rahim, dan tak satu jiwa pun yang tahu apa yang akan diperbuatnya esok, dan tak satu jiwa pun yang tahu di bumi mana dia akan mati serta tidak seorangpun yang mengetahui bila turunnya hujan.

Pesan :

Lima hal yang hanya diketahui oleh Allah:

  1. apa yang akan terjadi esok hari,
  2. apa yang ada dalam rahim,
  3. apa yang akan diperbuat oleh seseorang esok,
  4. dimana seseorang akan mati,
  5. bila turunnya hujan.


via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Thursday, September 15, 2016

Akhir Perjalanan Haji

Sahih al-Bukhori:1636

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ:

أُمِرَ النَّاسُ أَنْ يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِمْ بِالْبَيْتِ إِلاَّ أَنَّهُ خُفِّفَ عَنْ الْحَائِضِ.

Dari Ibn Abbas ra., dia berkata:

Orang-orang diperintahkan agar menjadikan akhir dari perjalanan haji mereka di masjid haram dengan thawaf. Namun perintah ini diringankan bagi para wanita yang sedang mengalami haid.

Pesan :

Hukum thawaf wada' adalah wajib, namun diberikan keringanan bagi wanita yang sedang haid tidak wajib melakukan thawaf wada'.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Novel : KABAYAN

Novel ini mengisahkan suasana kehidupan orang muda pada zaman kegemilangan Kesultanan Melayu Melaka.  Pada mulanya, saya menulis cerita ini ...